Uji Tiang Statik (Static Pile Load Test) adalah pengujian lapangan pada pondasi tiang dengan cara memberikan beban secara bertahap dan perlahan (statik) pada kepala tiang, lalu mengukur penurunan (settlement) yang terjadi. Pengujian ini dilakukan sebelum atau selama konstruksi untuk memastikan kinerja pondasi sesuai desain.
Fungsi Utama Uji Tiang Statik:
- Mengetahui Daya Dukung Tiang
Menentukan kapasitas daya dukung aktual tiang (tekan, tarik, atau lateral) dan memverifikasi apakah tiang mampu menahan beban rencana struktur. - Memvalidasi Perhitungan Desain
Membandingkan hasil perhitungan teoritis (analisis tanah & desain) dengan kondisi lapangan yang nyata. - Menentukan Hubungan Beban–Penurunan
Menghasilkan kurva load–settlement untuk menilai perilaku deformasi tiang di bawah beban. - Mengontrol Mutu Pelaksanaan
Mengidentifikasi masalah pelaksanaan seperti tiang retak, panjang tidak efektif, atau kualitas tanah yang berbeda dari asumsi. - Optimasi Desain Pondasi
Hasil uji dapat digunakan untuk mengurangi jumlah atau panjang tiang (jika kapasitas lebih besar) dan menghindari kegagalan struktur (jika kapasitas lebih kecil)
Jenis Beban pada Uji Tiang Statik:
- Uji Tekan (Compression Test) → paling umum.
- Uji Tarik (Tension / Uplift Test)
- Uji Lateral (Horizontal Load Test)

