SHARE THIS ARTIKEL

whatapps facebook twitter telegram

APA ITU UJI TIANG STATIK DAN FUNGSI UTAMANYA

Uji Tiang Statik (Static Pile Load Test) adalah pengujian lapangan pada pondasi tiang dengan cara memberikan beban secara bertahap dan perlahan (statik) pada kepala tiang, lalu mengukur penurunan (settlement) yang terjadi. Pengujian ini dilakukan sebelum atau selama konstruksi untuk memastikan kinerja pondasi sesuai desain.

Fungsi Utama Uji Tiang Statik:

  • Mengetahui Daya Dukung Tiang
    Menentukan kapasitas daya dukung aktual tiang (tekan, tarik, atau lateral) dan memverifikasi apakah tiang mampu menahan beban rencana struktur.
  • Memvalidasi Perhitungan Desain
    Membandingkan hasil perhitungan teoritis (analisis tanah & desain) dengan kondisi lapangan yang nyata.
  • Menentukan Hubungan Beban–Penurunan
    Menghasilkan kurva load–settlement untuk menilai perilaku deformasi tiang di bawah beban.
  • Mengontrol Mutu Pelaksanaan
    Mengidentifikasi masalah pelaksanaan seperti tiang retak, panjang tidak efektif, atau kualitas tanah yang berbeda dari asumsi.
  • Optimasi Desain Pondasi
    Hasil uji dapat digunakan untuk mengurangi jumlah atau panjang tiang (jika kapasitas lebih besar) dan menghindari kegagalan struktur (jika kapasitas lebih kecil)

Jenis Beban pada Uji Tiang Statik:

  • Uji Tekan (Compression Test) → paling umum.
  • Uji Tarik (Tension / Uplift Test)
  • Uji Lateral (Horizontal Load Test)